Kebakaran Gudang Paralon PT Indonesia Polyurethane Industri di Legok, Belasan Unit Pemadam Dikerahkan

Selasa, 13 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG; Tangeranghits.id – Kebakaran melanda gudang paralon milik PT Indonesia Polyurethane Industri di Jalan Raya Legok, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Selasa 13 Oktober 2026. Petugas pemadam kebakaran dari sejumlah wilayah dikerahkan untuk menjinakkan api.

Berdasarkan laporan asesmen Pos Pemadam Kebakaran (Pos Damkar) Rembang Bandung, Legok, laporan kejadian diterima pada pukul 16.33 WIB. Hingga laporan terakhir disampaikan, proses pemadaman masih berlangsung.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan penanganan kebakaran dilakukan dengan mengerahkan sejumlah unit pemadam kebakaran untuk mempercepat proses pemadaman dan mencegah api meluas.

“Petugas masih melakukan penanganan di lokasi. Sejumlah unit pemadam dari berbagai pos dan wilayah turut dikerahkan untuk membantu proses pemadaman,” ujar Achmad Taufik.

Dalam operasi tersebut, bantuan armada berasal dari Mako Damkar, Legok, Kelapa Dua, BSD, Summarecon, Paramount, PT Serim, Kabupaten Bogor, Batalion TP, Tigaraksa, dan Pasar Kemis.

Berdasarkan data pengerahan awal, sedikitnya 16 unit kendaraan pemadam dan pendukung tercatat diterjunkan, termasuk tiga unit dari Batalion TP serta dua unit dari Kabupaten Bogor. Pengerahan tersebut dilakukan untuk mendukung penanganan kebakaran yang masih berlangsung.

Namun, lanjut Taufik, petugas menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Jarak sumber air yang cukup jauh serta kondisi lalu lintas yang macet menjadi tantangan dalam upaya pemadaman.

“Kendala tersebut berpotensi memperlambat mobilisasi armada dan distribusi air ke titik kebakaran. Karena itu, koordinasi antarpersonel dan dukungan armada dari sejumlah wilayah menjadi bagian penting dalam penanganan kejadian,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditulis, situasi akhir masih dinyatakan dalam penanganan. Penyebab kebakaran, luas area yang terdampak, nilai kerugian, serta ada atau tidaknya korban jiwa maupun luka-luka belum tercantum dalam laporan asesmen awal.

BPBD Kabupaten Tangerang terus melakukan penanganan bersama unsur pemadam kebakaran yang dikerahkan. Informasi mengenai perkembangan pemadaman dan dampak kejadian masih menunggu laporan lanjutan dari petugas di lokasi.(zie)

Berita Terkait

Lewat Inovasi CLBK, Kantah Kota Tangerang Antar Sertifikat Tanah Langsung ke Rumah Warga
Kemenkum Banten Dorong Paten Tak Berhenti di Atas Kertas, Bidik Hilirisasi dan Nilai Ekonomi
Operasi Patuh Maung 2026 Dimulai, Polresta Tangerang Sasar Pengendara Tak Tertib
Forkopimda Gelar Pelatihan Satlinmas, Sachrudin: Kota Tangerang Memiliki 55 Ribu Anggota dan Simpatisan Satlinmas
Pelajar SMP Tewas Usai Diduga Dikejar Sekelompok Pelajar di Legok, Dua Siswa Diskors
Pelajar SMP di Legok Tewas dalam Kecelakaan, Keluarga Sebut Korban Sempat Dikejar Sekelompok Pelajar
Aksi Kemanusiaan PMI Kecamatan Pinang Salurkan Air Galon Minum Ke Warga Terdampak Krisis Air Bersih
Kejari Kabupaten Tangerang Kembalikan Mobil Daihatsu Gran Max kepada Saksi, Tegaskan Layanan Gratis

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:26

Lewat Inovasi CLBK, Kantah Kota Tangerang Antar Sertifikat Tanah Langsung ke Rumah Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:40

Kemenkum Banten Dorong Paten Tak Berhenti di Atas Kertas, Bidik Hilirisasi dan Nilai Ekonomi

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:46

Forkopimda Gelar Pelatihan Satlinmas, Sachrudin: Kota Tangerang Memiliki 55 Ribu Anggota dan Simpatisan Satlinmas

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:03

Pelajar SMP Tewas Usai Diduga Dikejar Sekelompok Pelajar di Legok, Dua Siswa Diskors

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:12

Pelajar SMP di Legok Tewas dalam Kecelakaan, Keluarga Sebut Korban Sempat Dikejar Sekelompok Pelajar

Berita Terbaru