105 Mitra Grab Diberangkatkan Umrah, Ada Kisah Haru Istri Pengemudi yang Meninggal

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG; Tangeranghits.id — Grab Indonesia memberangkatkan 105 mitra pengemudi untuk menunaikan ibadah umrah ke Tanah Suci. Para mitra tersebut berasal dari 27 kota di Indonesia.

CEO Grab Indonesia, Neneng Goenadi, mengatakan program tersebut merupakan bentuk apresiasi Grab kepada para mitra pengemudi yang selama ini telah melayani masyarakat.

“Selama ini, tentunya Bapak dan Ibu mitra yang mengantar banyak orang ke berbagai tujuan. Hari ini, kami yang mengantar Bapak dan Ibu menuju perjalanan yang sangat istimewa, menuju Baitullah,” kata Neneng saat acara pelepasan jamaah umrah di NEO+ Airport Hotel Tower PQR, Jalan Cengkareng Business City, Benda, Kota Tangerang, Sabtu 12 September 2026.

Menurut Neneng, Grab menghadirkan program Berkah atau Berangkat Umrah sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap para mitra. Program tersebut bertujuan menjawab kebutuhan mitra dalam berbagai tahap kehidupan.

“Kami percaya apresiasi tidak selalu hadir dalam bentuk angka. Ada kalanya yang paling berarti adalah ketika kita ikut membuka jalan menuju sesuatu yang sudah lama diharapkan,” ujarnya.

Neneng menjelaskan, program pemberangkatan umrah bagi mitra bukan kali pertama dilakukan Grab. Pada 2019, Grab juga telah memberangkatkan ratusan mitra pengemudi terpilih untuk menunaikan ibadah umrah.

Setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19, program tersebut kembali dilanjutkan. Tahun ini, sebanyak 105 mitra pengemudi dari 27 kota mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci.

Grab juga memastikan program tersebut bersifat inklusif. Dari 105 mitra yang terpilih, terdapat mitra pengemudi perempuan dan mitra pengemudi penyandang disabilitas.

“Di balik 105 nama ini ada cerita yang berbeda-beda. Ada yang sudah lama menyimpan keinginannya untuk berangkat ke Tanah Suci. Ada yang ingin membantu orang-orang di sekitarnya. Dan ada pula yang sebelumnya tidak pernah membayangkan bahwa kesempatan ini akan datang,” tuturnya.

Kisah Haru Mitra Grab

Salah satu kisah yang mendapat perhatian khusus datang dari Makassar. Seorang penerima program Berkah, almarhum Sukyadi, meninggal dunia sebelum dapat menunaikan ibadah umrah.

Neneng mengungkapkan, Grab kemudian mengajak istri almarhum, Endang Dayanti, untuk melanjutkan kesempatan tersebut.

“Bagi kami, kesempatan yang sudah beliau layak ini tidak begitu saja berakhir. Karena itu, kami mengajak istri beliau, Ibu Endang Dayanti, untuk melanjutkan perjalanan tersebut,” ujarnya.

Neneng berharap perjalanan ke Tanah Suci tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi para mitra, tetapi juga membawa doa dan harapan bagi keluarga mereka.

“Semoga langkah Ibu Endang ke Tanah Suci juga menjadi cara untuk membawa serta niat baik, doa, dan tentunya harapan yang sebelumnya disimpan almarhum bersama keluarga,” katanya.

Gus Irfan Apresiasi Program Grab

Sementara itu, Menteri Haji dan Umrah RI, Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan, mengapresiasi program pemberangkatan umrah yang digelar Grab.

Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan jumlah penerimanya meningkat setiap tahun.

“Tentu saya berharap ini bukan cuma sekali berangkat terus selesai. Saya harap setiap tahun akan ada tiga sampai empat kali pemberangkatan dan setiap kali akan bertambah. Itu harapan saya,” kata Gus Irfan.

Menurutnya, pemberangkatan mitra Grab untuk menunaikan ibadah umrah dapat menjadi penyemangat bagi mitra lainnya. Kerja keras para mitra, kata dia, tidak hanya memberikan penghasilan bagi keluarga, tetapi juga mendapat penghargaan dari perusahaan.

“Alhamdulillah hari ini teman-teman KREB, mitra KREB, tentu ini menjadi penyemangat bagi teman-teman sekalian. Bersemangat bahwa jerih payahnya selama ini bukan saja memberikan penghasilan untuk keluarga, tapi mendapatkan penghargaan dari perusahaan,” ujarnya.

Gus Irfan juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap jamaah umrah. Pemerintah, kata dia, terus melakukan verifikasi terhadap biro perjalanan umrah untuk memastikan penyelenggara memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Kami sudah mulai memverifikasi travel-travel mana yang masih layak untuk diteruskan. Kemudian travel mana yang harus diberi perlindungan. Bahkan juga travel mana yang harus kita ambil, harus kita cabut izinnya,” jelasnya.

Menurut Gus Irfan, langkah tersebut penting untuk mencegah jamaah menjadi korban penyelenggara perjalanan umrah yang tidak bertanggung jawab.

“Dan itu salah satu tugas kami untuk bisa mengatur, menata supaya jamaah tidak dirugikan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah juga memiliki tanggung jawab besar dalam penyelenggaraan ibadah haji. Tahun ini, pemerintah memberangkatkan sekitar 221 ribu jamaah haji.

Gus Irfan mengatakan penyelenggaraan haji tahun berikutnya menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari kenaikan harga, tiket pesawat, nilai tukar rupiah hingga perubahan sistem layanan di Arab Saudi.

“Tapi insyaallah dengan niat dan semangat, semangat dalam memberikan pelayanan kepada jamaah haji, insyaallah kita bisa melaksanakan amanat itu dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya. (Jod)

Berita Terkait

Lewat Inovasi CLBK, Kantah Kota Tangerang Antar Sertifikat Tanah Langsung ke Rumah Warga
Kemenkum Banten Dorong Paten Tak Berhenti di Atas Kertas, Bidik Hilirisasi dan Nilai Ekonomi
Operasi Patuh Maung 2026 Dimulai, Polresta Tangerang Sasar Pengendara Tak Tertib
Forkopimda Gelar Pelatihan Satlinmas, Sachrudin: Kota Tangerang Memiliki 55 Ribu Anggota dan Simpatisan Satlinmas
Pelajar SMP Tewas Usai Diduga Dikejar Sekelompok Pelajar di Legok, Dua Siswa Diskors
Pelajar SMP di Legok Tewas dalam Kecelakaan, Keluarga Sebut Korban Sempat Dikejar Sekelompok Pelajar
Aksi Kemanusiaan PMI Kecamatan Pinang Salurkan Air Galon Minum Ke Warga Terdampak Krisis Air Bersih
Kejari Kabupaten Tangerang Kembalikan Mobil Daihatsu Gran Max kepada Saksi, Tegaskan Layanan Gratis

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:26

Lewat Inovasi CLBK, Kantah Kota Tangerang Antar Sertifikat Tanah Langsung ke Rumah Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:40

Kemenkum Banten Dorong Paten Tak Berhenti di Atas Kertas, Bidik Hilirisasi dan Nilai Ekonomi

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:46

Forkopimda Gelar Pelatihan Satlinmas, Sachrudin: Kota Tangerang Memiliki 55 Ribu Anggota dan Simpatisan Satlinmas

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:03

Pelajar SMP Tewas Usai Diduga Dikejar Sekelompok Pelajar di Legok, Dua Siswa Diskors

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:12

Pelajar SMP di Legok Tewas dalam Kecelakaan, Keluarga Sebut Korban Sempat Dikejar Sekelompok Pelajar

Berita Terbaru