KOTA TANGERANG; TANGERANGHITS.ID–
Sejumlah organisasi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus, bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang serta Brimob, menggelar aksi simpatik dengan membagikan sekitar 1.000 masker kepada para pengguna jalan di Kota Tangerang.
Aksi bagai bagi masker yang silver di sejumlah titik di kota Tangerang, sebagai
bentuk respon cepat dalam mengantisipasi dampak bahaya abu vulkanik terhadap kesehatan masyarakat.
Kepala Bidang Organisasi, Anggota, dan Relawan PMI Kota Tangerang Andri S Permana menjelaskan, aksi serentak ini bertujuan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan serta mengenakan masker saat beraktivitas di luar rumah, khususnya bagi para pengendara.
“Hari ini kami bersama Brimob, Polres Tangerang Kota dan teman-teman Cipayung, GMNI, PMII, dan HMI melakukan aksi serentak sebagai respon untuk mengantisipasi dampak dari abu vulkanik. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan,” ujar Andri, Selasa 8 September 2026.
Sementara itu Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Tangerang menambahkan, pembagian masker ini berfokus pada tiga titik strategis di wilayah Kota Tangerang, yakni di kawasan Jembatan Merah, depan kantor PLN, dan Tugu Jam Pintu Air.
“Seperti kita lihat di lapangan, masih banyak pengendara yang belum menyadari bahaya abu vulkanik anak gunung krakatau sehingga tidak menggenakan masker” ujarnya.
Elwin menegaskan, kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai di sini. Pihaknya akan terus memantau situasi dan siap menggelar aksi serupa secara masif jika kondisi dampak abu vulkanik dinilai kian mengkhawatirkan.
“Kami lihat dulu kondisinya. Jika dampaknya sangat masif, teman-teman dari Cipayung akan kembali turun ke jalan untuk mengingatkan dan membagikan masker kepada masyarakat,” terangnya. (Dra)







