Polisi Ungkap Peredaran Obat Keras di Paku Haji, 500 Butir Tramadol Disita Dari Tangan Pelaku

Jumat, 16 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG; Tangeranghits.id — Seorang pria berinisial MF, diamankan oleh petugas Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Tangerang Kota. Pria tersebut, diduga melakukan peredaran obat tanpa izin edar di wilayah Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

Pelaku diamankan pada Selasa 13 Oktober 2026, beserta 500 butir Tramadol HCl yang diduga akan diedarkan di wilayah tersebut.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Herbin Garbawiyata J. Sianipar mengatakan, Pengungkapan ini bermula ketika petugas menerima informasi mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satresnarkoba melakukan penyelidikan untuk memastikan kebenaran informasi sekaligus mengidentifikasi orang yang diduga terlibat.

“Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas melakukan penindakan di pinggir Jalan Rawa Saban, Desa Surya Bahari, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Seorang pria yang ciri-cirinya sesuai dengan informasi awal kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan” ujar Herbin, Jumat 16 Oktober 2026.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 500 butir Tramadol HCl yang dikemas dalam 50 bungkus strip berwarna perak dengan garis hijau. Selain itu Kata Herbin, petugas juga menyita uang tunai sebesar Rp45.000 yang diduga berkaitan dengan hasil penjualan serta satu unit telepon genggam.

“MF, selanjutnya dibawa ke Polres Metro Tangerang Kota bersama barang bukti untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik kini melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa saksi dan tersangka, serta mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam peredaran obat tersebut” terang Herbin.

Herbin menegaskan, kepolisian terus berupaya menindak dugaan peredaran obat-obatan yang tidak sesuai dengan ketentuan hukum demi melindungi masyarakat dari risiko penyalahgunaan.

“Peran aktif masyarakat sangat membantu kepolisian dalam mengungkap dugaan tindak pidana. Kami mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan peredaran obat ilegal. Setiap informasi akan ditindaklanjuti sesuai prosedur, dan proses hukum dilakukan secara profesional,” ujarnya.

Polres Metro Tangerang Kota mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan membeli atau mengonsumsi obat keras tanpa resep dan pengawasan tenaga kesehatan yang berwenang. Penggunaan obat yang tidak sesuai peruntukannya dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan, sehingga diperlukan kewaspadaan dan kepedulian bersama.( Dra)

Berita Terkait

Lewat Inovasi CLBK, Kantah Kota Tangerang Antar Sertifikat Tanah Langsung ke Rumah Warga
Kemenkum Banten Dorong Paten Tak Berhenti di Atas Kertas, Bidik Hilirisasi dan Nilai Ekonomi
Operasi Patuh Maung 2026 Dimulai, Polresta Tangerang Sasar Pengendara Tak Tertib
Forkopimda Gelar Pelatihan Satlinmas, Sachrudin: Kota Tangerang Memiliki 55 Ribu Anggota dan Simpatisan Satlinmas
Pelajar SMP Tewas Usai Diduga Dikejar Sekelompok Pelajar di Legok, Dua Siswa Diskors
Pelajar SMP di Legok Tewas dalam Kecelakaan, Keluarga Sebut Korban Sempat Dikejar Sekelompok Pelajar
Aksi Kemanusiaan PMI Kecamatan Pinang Salurkan Air Galon Minum Ke Warga Terdampak Krisis Air Bersih
Kejari Kabupaten Tangerang Kembalikan Mobil Daihatsu Gran Max kepada Saksi, Tegaskan Layanan Gratis

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:26

Lewat Inovasi CLBK, Kantah Kota Tangerang Antar Sertifikat Tanah Langsung ke Rumah Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:40

Kemenkum Banten Dorong Paten Tak Berhenti di Atas Kertas, Bidik Hilirisasi dan Nilai Ekonomi

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:46

Forkopimda Gelar Pelatihan Satlinmas, Sachrudin: Kota Tangerang Memiliki 55 Ribu Anggota dan Simpatisan Satlinmas

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:03

Pelajar SMP Tewas Usai Diduga Dikejar Sekelompok Pelajar di Legok, Dua Siswa Diskors

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:12

Pelajar SMP di Legok Tewas dalam Kecelakaan, Keluarga Sebut Korban Sempat Dikejar Sekelompok Pelajar

Berita Terbaru