Viral Video Ibu dan Bayi Terjatuh di Cikupa, Polisi Ungkap Dugaan Curanmor

Senin, 12 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABUPATEN TANGERANG; Tangeranghits.id – Video yang memperlihatkan seorang ibu bersama bayinya terjatuh dari sepeda motor di Jalan Raya Serang, Km 13, Desa Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, viral di media sosial. Peristiwa tersebut sempat dinarasikan sebagai aksi penjambretan. Namun, hasil penelusuran awal polisi mengarah pada dugaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Cikupa, Polresta Tangerang, langsung bergerak melakukan penyelidikan setelah menerima informasi mengenai video tersebut. Polisi juga mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, serta mengumpulkan petunjuk untuk mengungkap kejadian sebenarnya.

Kapolsek Cikupa, AKP Syamsul Bahri, mengatakan pihaknya segera menindaklanjuti informasi yang beredar guna memastikan fakta di balik peristiwa tersebut.

“Kami langsung melakukan penyelidikan terkait informasi tersebut,” kata Syamsul, Minggu 11 Oktober 2026.

Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun petugas, peristiwa itu diduga bukan merupakan penjambretan sebagaimana narasi yang beredar di media sosial. Ibu yang terjatuh bersama bayinya disebut sedang mengejar terduga pelaku yang diduga mencuri sepeda motor miliknya.

Dengan demikian, insiden yang terekam dalam video tersebut diduga berkaitan dengan aksi curanmor, bukan perampasan barang milik korban di jalan.

Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan rangkaian kejadian, mengidentifikasi terduga pelaku, serta mengungkap dugaan tindak pidana tersebut.

“Kami saat ini melakukan pendalaman dan melaksanakan pengejaran terhadap terduga pelaku,” ujar Syamsul.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui atau memiliki informasi terkait kejadian tersebut agar segera melapor kepada pihak kepolisian. Informasi dari masyarakat diharapkan dapat membantu proses penyelidikan dan mempercepat pengungkapan kasus.

Syamsul meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terburu-buru menyimpulkan peristiwa hanya berdasarkan narasi yang beredar di media sosial.

Polisi memastikan informasi yang diterima akan ditindaklanjuti. Sementara itu, masyarakat diimbau untuk memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya kembali agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik. (zie)

Berita Terkait

Lewat Inovasi CLBK, Kantah Kota Tangerang Antar Sertifikat Tanah Langsung ke Rumah Warga
Kemenkum Banten Dorong Paten Tak Berhenti di Atas Kertas, Bidik Hilirisasi dan Nilai Ekonomi
Operasi Patuh Maung 2026 Dimulai, Polresta Tangerang Sasar Pengendara Tak Tertib
Forkopimda Gelar Pelatihan Satlinmas, Sachrudin: Kota Tangerang Memiliki 55 Ribu Anggota dan Simpatisan Satlinmas
Pelajar SMP Tewas Usai Diduga Dikejar Sekelompok Pelajar di Legok, Dua Siswa Diskors
Pelajar SMP di Legok Tewas dalam Kecelakaan, Keluarga Sebut Korban Sempat Dikejar Sekelompok Pelajar
Aksi Kemanusiaan PMI Kecamatan Pinang Salurkan Air Galon Minum Ke Warga Terdampak Krisis Air Bersih
Kejari Kabupaten Tangerang Kembalikan Mobil Daihatsu Gran Max kepada Saksi, Tegaskan Layanan Gratis

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:26

Lewat Inovasi CLBK, Kantah Kota Tangerang Antar Sertifikat Tanah Langsung ke Rumah Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:40

Kemenkum Banten Dorong Paten Tak Berhenti di Atas Kertas, Bidik Hilirisasi dan Nilai Ekonomi

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:46

Forkopimda Gelar Pelatihan Satlinmas, Sachrudin: Kota Tangerang Memiliki 55 Ribu Anggota dan Simpatisan Satlinmas

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:03

Pelajar SMP Tewas Usai Diduga Dikejar Sekelompok Pelajar di Legok, Dua Siswa Diskors

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:12

Pelajar SMP di Legok Tewas dalam Kecelakaan, Keluarga Sebut Korban Sempat Dikejar Sekelompok Pelajar

Berita Terbaru