Mengenal Batik Khas Kota Tangerang Yang Menyimpan Cerita Beragam Budaya

Jumat, 2 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG; Tangeranghits.id– Perayaan Hari Batik Nasional yang jatuh pada 02 Oktober, di rayakan oleh masyarakat dengan memakai batik di hari tersebut.

Perayaan tersebut, menjadi kesempatan untuk mengenal lebih jauh batik sebagai warisan budaya sekaligus melihat bagaimana batik terus berkembang di berbagai daerah, termasuk Kota Tangerang.

Batik Kota Tangerang tidak hanya hadir dalam bentuk kain dan motif, tetapi juga menyimpan cerita mengenai keberagaman budaya, sejarah, ikon kota, serta kreativitas masyarakat.

Inilah beberapa motif menarik untuk mengenal lebih dekat batik khas Kota Tangerang:

1. Angkat Keberagaman Budaya

Karakter batik Kota Tangerang tidak terlepas dari keberagaman masyarakatnya. Sejumlah motif mengangkat perpaduan unsur budaya Sunda, Betawi, Jawa dan Cina. Kekayaan tersebut kemudian dituangkan dalam motif yang menggambarkan kehidupan, tradisi dan identitas Kota Tangerang.

2. Ikon Kota Tangerang

Sejumlah ikon kota menjadi sumber inspirasi dalam pengembangan motif batik. Di antaranya Sungai Cisadane, Perahu Naga, Jembatan Berendeng, Pintu Air Sepuluh, Masjid Raya Al-A’zhom hingga Jam Gede Jasa.

3. Kampung Batik Kembang Mayang

Pelestarian batik juga tumbuh dari masyarakat melalui Kampung Batik Kembang Mayang di Kelurahan Larangan Selatan, Kecamatan Larangan. Kawasan ini menjadi salah satu ruang bagi masyarakat untuk mengenal, memproduksi dan mengembangkan batik khas Kota Tangerang, sekaligus menjadi tempat edukasi bagi masyarakat dan generasi muda.

4. Motif Batik Sundara Loka

Salah satu pengembangan terbaru ialah Batik Sundara Loka yang diluncurkan pada 2024. Motif tersebut menggabungkan sejumlah elemen khas Kota Tangerang, seperti Sungai Cisadane, Perahu Naga, Jembatan Berendeng, Pintu Air Sepuluh, Masjid Kalipasir, Kelenteng Boen Tek Bio, Masjid Raya Al-A’zhom dan Museum Benteng Heritage.

5. Pelestarian Melalui Kegiatan Kreatif

Upaya mengenalkan batik kepada masyarakat dilakukan melalui berbagai kegiatan, mulai dari pelatihan membatik, kelas belajar batik, lomba motif, hingga kegiatan fesyen dan pameran produk batik.

6. Momentum Lestarikan Batik Lokal

Hari Batik Nasional tidak hanya menjadi momentum untuk mengenakan batik, tetapi juga mengenal dan menghargai karya para perajin.

Di Kota Tangerang, keberadaan motif khas, Kampung Batik Kembang Mayang, pelaku usaha, serta berbagai kegiatan edukasi menjadi bagian dari upaya menjaga agar batik tetap berkembang dan dikenal oleh generasi berikutnya.

Melalui berbagai upaya tersebut, batik Kota Tangerang dapat terus berkembang dengan tetap membawa cerita mengenai budaya, sejarah dan identitas daerah.

Hari Batik Nasional pun menjadi momentum untuk semakin mengenal, menggunakan, dan turut menjaga keberadaan batik sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia.(Dra)

 

Berita Terkait

Lewat Inovasi CLBK, Kantah Kota Tangerang Antar Sertifikat Tanah Langsung ke Rumah Warga
Kemenkum Banten Dorong Paten Tak Berhenti di Atas Kertas, Bidik Hilirisasi dan Nilai Ekonomi
Operasi Patuh Maung 2026 Dimulai, Polresta Tangerang Sasar Pengendara Tak Tertib
Forkopimda Gelar Pelatihan Satlinmas, Sachrudin: Kota Tangerang Memiliki 55 Ribu Anggota dan Simpatisan Satlinmas
Pelajar SMP Tewas Usai Diduga Dikejar Sekelompok Pelajar di Legok, Dua Siswa Diskors
Pelajar SMP di Legok Tewas dalam Kecelakaan, Keluarga Sebut Korban Sempat Dikejar Sekelompok Pelajar
Aksi Kemanusiaan PMI Kecamatan Pinang Salurkan Air Galon Minum Ke Warga Terdampak Krisis Air Bersih
Kejari Kabupaten Tangerang Kembalikan Mobil Daihatsu Gran Max kepada Saksi, Tegaskan Layanan Gratis

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:26

Lewat Inovasi CLBK, Kantah Kota Tangerang Antar Sertifikat Tanah Langsung ke Rumah Warga

Selasa, 27 Oktober 2026 - 03:40

Kemenkum Banten Dorong Paten Tak Berhenti di Atas Kertas, Bidik Hilirisasi dan Nilai Ekonomi

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:46

Forkopimda Gelar Pelatihan Satlinmas, Sachrudin: Kota Tangerang Memiliki 55 Ribu Anggota dan Simpatisan Satlinmas

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:03

Pelajar SMP Tewas Usai Diduga Dikejar Sekelompok Pelajar di Legok, Dua Siswa Diskors

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:12

Pelajar SMP di Legok Tewas dalam Kecelakaan, Keluarga Sebut Korban Sempat Dikejar Sekelompok Pelajar

Berita Terbaru