KABUPATEN TANGERANG; Tangeranghits — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 156 kejadian kebakaran sepanjang Agustus 2026. Kebakaran tersebut tersebar di 27 kecamatan dengan rata-rata kejadian mencapai 5,03 kebakaran per hari.
Data tersebut tercantum dalam laporan kebakaran BPBD Kabupaten Tangerang untuk periode Agustus 2026. Dari total 156 kejadian, lima kecamatan tercatat sebagai wilayah dengan kasus kebakaran terbanyak.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik mengatakan, Kecamatan Curug dan Tigaraksa menjadi wilayah dengan jumlah kejadian tertinggi, masing-masing mencapai 14 kasus.
“Selanjutnya Kecamatan Kosambi mencatat 11 kejadian, sedangkan Kecamatan Balaraja dan Kelapa Dua masing-masing sebanyak 10 kejadian,” kata Taufik, Selasa 1 September 2026.
Secara keseluruhan, lanjut Taufik, lima kecamatan dengan kasus terbanyak tersebut menyumbang 77 kejadian atau sekitar 49,4 persen dari total kebakaran. Sementara kecamatan lainnya menyumbang 79 kejadian atau sekitar 50,6 persen.
“Berdasarkan rincian BPBD, sejumlah wilayah lainnya juga mencatat kejadian kebakaran cukup tinggi, di antaranya Kronjo 10 kejadian, Pakuhaji 8 kejadian, Jambe 7 kejadian, Rajeg 7 kejadian, serta Cisoka, Sepatan, Sepatan Timur dan Pasar Kemis masing-masing 6 kejadian,” ungkapnya.
Sementara itu, beberapa kecamatan tercatat memiliki jumlah kejadian relatif rendah, seperti Cisauk, Kemiri, Mauk, Panongan, Solear, Sukadiri dan Sukamulya.
Tingginya angka kejadian kebakaran sepanjang Agustus menjadi perhatian bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal maupun tempat usaha.
BPBD Kabupaten Tangerang juga mengingatkan masyarakat untuk melakukan langkah pencegahan, di antaranya memastikan kompor dalam kondisi aman, memeriksa instalasi listrik secara berkala, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menyediakan alat pemadam api ringan (APAR).
Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila terjadi kebakaran agar proses penanganan dapat dilakukan secepat mungkin melalui layanan darurat 112.
Dengan 156 kejadian dalam satu bulan, kewaspadaan dan upaya pencegahan menjadi kunci untuk menekan risiko kebakaran di wilayah Kabupaten Tangerang.(zie)







