Bikin Khawatir! 13 Persen Pelajar Tangsel Terdeteksi Anemia, Remaja Putri Jadi Sorotan

Jumat, 18 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG SELATAN; Tangeranghits.id — Anemia masih menjadi salah satu risiko kesehatan yang ditemukan pada pelajar di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Hasil Cek Kesehatan Gratis (CKG) terhadap sekitar 292 ribu pelajar menunjukkan, sekitar 13 persen di antaranya mengalami anemia.

Temuan tersebut mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memperkuat upaya pencegahan anemia, khususnya pada remaja putri. Salah satunya melalui gerakan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sejak usia sekolah.

Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan hasil CKG menemukan empat kondisi kesehatan yang perlu mendapat perhatian. Keempatnya yakni anemia, masalah kesehatan gigi, kecemasan atau stres ringan, serta penurunan ketajaman penglihatan.

“Jadi dari hasil cek kesehatan gratis kita temukan fakta bahwa anak-anak seusia mereka ini ada empat kondisi, bukan penyakit ya, risiko,” kata Benyamin usai menghadiri kegiatan Kampanye dan Penggerakan Masyarakat Hidup Sehat di SMPN 13 Tangsel, Jumat, 18 September 2026.

Menurut Benyamin, anemia lebih banyak ditemukan pada pelajar perempuan. Karena itu, pemerintah mendorong remaja putri untuk rutin mengonsumsi TTD sebagai salah satu langkah pencegahan.

“Risiko yang pertama adalah anemia. Mereka kekurangan darah. Jadi anak-anak wanita kemarin dikumpulkan dan ternyata mereka paling banyak mengalami kekurangan darah,” ujarnya.

Selain anemia, kata Benyamin, hasil CKG juga menemukan masalah kesehatan gigi, terutama gigi berlubang. Kemudian, terdapat pelajar yang mengalami kecemasan ringan serta penurunan ketajaman penglihatan.

Benyamin menjelaskan, kecemasan ringan pada pelajar dapat berkaitan dengan berbagai persoalan yang mereka hadapi sehari-hari. Mulai dari kekhawatiran tugas sekolah tidak selesai, takut tidak naik kelas, hingga takut dimarahi orang tua.

Sementara itu, penurunan ketajaman penglihatan salah satunya dapat berkaitan dengan kebiasaan menggunakan telepon seluler dalam jarak dekat.

Kondisi tersebut, menurut Benyamin, dapat membuat pelajar kesulitan melihat tulisan di papan kelas sehingga berpotensi mengganggu proses belajar.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Tangsel menggelar gerakan pemberian TTD secara serentak, terutama bagi remaja putri. Pemerintah juga mendorong agar konsumsi TTD menjadi kebiasaan yang dilakukan secara mandiri.

“Kami harapkan mereka bisa melakukan secara mandiri ya, minum tablet tambah darah ini,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar, mengatakan pencegahan anemia pada remaja putri penting dilakukan sebagai bagian dari persiapan kesehatan sebelum memasuki usia pernikahan dan kehamilan.

Menurut Allin, anemia pada ibu hamil merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan risiko stunting. Karena itu, pencegahan anemia perlu dilakukan sejak masa remaja.

“Sebenarnya ini upaya kita dari dulu ya, bagaimana remaja ini tidak mengalami anemia. Sehingga, nanti dia bisa melahirkan juga generasi-generasi yang sehat gitu,” jelas Allin.

Untuk memastikan program berjalan secara berkelanjutan, Allin menerangkan bahwa sekolah mulai mengintegrasikan konsumsi TTD ke dalam kegiatan rutin.

Salah satunya SMPN 13 Tangsel yang berkomitmen menggelar Aksi Bergizi setiap Jumat. Dalam kegiatan tersebut, para pelajar akan makan makanan bergizi bersama sekaligus mengonsumsi TTD dengan pendampingan dari pihak sekolah.

Program tersebut selanjutnya akan diperluas ke jenjang pendidikan lainnya. Setelah pelaksanaan di tingkat SMP, kegiatan serupa dijadwalkan menyasar pelajar SMA sebagai bagian dari upaya memperluas pencegahan anemia di kalangan remaja Kota Tangsel.(jod)

Berita Terkait

Lantik 362 PNS, Bupati Tangerang Tekankan Integritas dan Kualitas Pelayanan Publik
12 Kelompok Pemuda Terima Hibah YCAF 2026, Pemkab Tangerang Dorong Aksi Nyata Atasi Masalah Lingkungan
Pemkab Tangerang Perkuat Generasi Qur’ani, 76 Peserta Bersaing di STQ Tilawah Gemilang 2026
Tangsel Tambah Anggaran Porprov Rp2,5 Miliar, Total Disiapkan Rp18,5 Miliar
Polresta Tangerang Salurkan 3.000 Liter Air Bersih untuk 300 KK di Sindang Jaya
Hari Santri 2026, Pilar Saga Tekankan Peran Santri Merawat Kebhinekaan di Tangsel
Bupati Tangerang Dorong UMKM Naik Kelas, Tekankan Digitalisasi dan Perluasan Pasar
Urus KIA Gratis! Kecamatan Kelapa Dua Permudah Layanan, Anak Tak Perlu Datang

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:48

Lantik 362 PNS, Bupati Tangerang Tekankan Integritas dan Kualitas Pelayanan Publik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:01

12 Kelompok Pemuda Terima Hibah YCAF 2026, Pemkab Tangerang Dorong Aksi Nyata Atasi Masalah Lingkungan

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:47

Pemkab Tangerang Perkuat Generasi Qur’ani, 76 Peserta Bersaing di STQ Tilawah Gemilang 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:32

Tangsel Tambah Anggaran Porprov Rp2,5 Miliar, Total Disiapkan Rp18,5 Miliar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:38

Polresta Tangerang Salurkan 3.000 Liter Air Bersih untuk 300 KK di Sindang Jaya

Berita Terbaru