TANGERANG; Tangeranghits.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang memperkuat pembinaan generasi Qur’ani sejak usia dini melalui Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) Tilawah Gemilang 2026. Sebanyak 76 peserta terbaik dari berbagai kecamatan mengikuti seleksi tingkat kabupaten setelah melewati proses pembinaan intensif selama 16 kali pertemuan.
Kegiatan yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Tangerang tersebut berlangsung di Masjid Agung Al-Amjad, Senin 26 Oktober 2026. Para peserta berkompetisi dalam empat kategori, yakni Tilawah Anak, Tilawah Remaja, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), dan Tafsir.
Seleksi ini menjadi tahap akhir dari program Tilawah Gemilang yang diikuti 164 peserta dari 29 kecamatan. Setelah melalui seleksi dasar dan pembinaan, sebanyak 76 peserta dinyatakan layak melanjutkan ke tingkat kompetisi kabupaten.
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang sekaligus Ketua Umum LPTQ, Soma Atmaja, yang membuka kegiatan tersebut, mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan program pembinaan hingga tahap seleksi.
Menurutnya, Tilawah Gemilang bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan bagian dari upaya memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus membangun sumber daya manusia yang berakhlak mulia, berkarakter, dan berdaya saing.
“Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mendorong penguatan pendidikan keagamaan. Melalui pembelajaran di enam klaster, para peserta diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan pemahaman Al-Qur’an,” ujar Soma.
Ia menegaskan, keberhasilan program tidak semata-mata diukur dari kemenangan peserta. Proses pembinaan dan evaluasi juga penting untuk membantu peserta mengenali kekurangan, mengembangkan kemampuan, serta memperbaiki kualitas bacaan sesuai kaidah.
“Melalui pelatihan itulah sebenarnya yang ingin dinilai hari ini pada STQ. Kami sangat menyambut baik ikhtiar tersebut, agar anak-anak terbiasa untuk berkompetisi, mengetahui kekurangannya, mengetahui kelebihannya, sekaligus terus memperbaiki diri agar lebih baik lagi ke depannya,” katanya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Muhidin Abdul Qodir, menjelaskan bahwa STQ Tilawah Gemilang merupakan puncak dari rangkaian seleksi dan pembinaan yang berlangsung sejak Juli 2026.
Dari 164 peserta yang direkomendasikan LPTQ kecamatan, sebanyak 84 orang mengikuti kategori tilawah anak dan remaja, 46 orang kategori KTIQ, serta 34 orang kategori tafsir.
Seleksi dasar yang dilakukan tutor dari Dewan Hakim LPTQ Kabupaten Tangerang menghasilkan 110 peserta yang berhak mengikuti pembinaan lanjutan.
Pembinaan berlangsung selama 16 kali pertemuan, mulai 25 Juli hingga 10 Oktober 2026, dengan melibatkan 16 tutor dan enam fasilitator.
Program tersebut dilaksanakan melalui enam klaster. Empat klaster tilawah difasilitasi di Kecamatan Legok, Tigaraksa, Rajeg, dan Mauk. Sementara itu, pembinaan KTIQ dan tafsir dipusatkan di Kantor LPTQ Kabupaten Tangerang, Islamic Center Citra Raya.
Berdasarkan rekomendasi tutor setelah proses pembinaan, sebanyak 76 peserta dinyatakan lolos ke STQ Tilawah Gemilang 2026. Mereka terdiri atas 48 peserta tilawah, dengan rincian 25 peserta tilawah remaja dan 23 peserta tilawah anak, serta masing-masing 14 peserta kategori KTIQ dan tafsir.
Muhidin menyampaikan apresiasi kepada para camat yang telah memfasilitasi pelaksanaan pembinaan di wilayah masing-masing.
“Berdasarkan hasil rekomendasi para tutor setelah proses pembelajaran, sebanyak 76 peserta dinyatakan berhak berlaga pada STQ Tilawah Gemilang,” ungkapnya.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, LPTQ Kabupaten Tangerang juga meluncurkan buku berjudul Ayat-Ayat Semesta. Buku ini merupakan kumpulan karya 14 peserta KTIQ yang disusun selama masa pembinaan di bawah bimbingan tutor.
Muhidin berharap buku tersebut dapat menjadi bahan bacaan sekaligus referensi yang memperkaya wawasan pembaca mengenai keterkaitan Al-Qur’an dengan alam semesta.
“Buku ini merupakan kumpulan tulisan peserta KTIQ berjumlah 14 orang yang hari ini tampil menjadi peserta STQ Gemilang. Mudah-mudahan buku ini bermanfaat untuk bahan bacaan dan referensi,” ujarnya.
Antusiasme juga terlihat dari peserta kategori Tilawah Remaja Putri asal Klaster 2 Kecamatan Tigaraksa, yakni Najwa, Zahra, dan Faira. Mereka mengaku telah menjalani latihan rutin selama 16 kali pertemuan sebagai persiapan menghadapi kompetisi.
Ketiganya menyebut proses pembinaan tidak hanya meningkatkan kesiapan mengikuti lomba, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan serta memperluas pertemanan.
“Kita rutin latihan setiap hari Sabtu dan Minggu selama 16 kali pertemuan. Sekitar 80 persen kita sudah siap untuk ikut STQ hari ini. Kita berharap Tilawah Gemilang ini bisa berkelanjutan untuk tahun depan agar membawa banyak generasi yang lebih baik dan lebih bagus lagi,” ujar mereka.
Melalui program Tilawah Gemilang, LPTQ Kabupaten Tangerang diharapkan dapat memperkuat kesinambungan pembinaan, memperluas kesempatan belajar Al-Qur’an, serta menyiapkan generasi muda yang tidak hanya mampu berkompetisi, tetapi juga memiliki pemahaman dan kecintaan terhadap nilai-nilai Al-Qur’an. (zie)







