TANGERANG SELATAN; Tangeranghits.id — Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan mengingatkan 54 lurah se-Kota Tangsel agar tidak sekadar menjalankan rutinitas pemerintahan. Ia meminta para lurah menjaga integritas, bekerja profesional, dan mampu menjadi problem solver bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Pilar saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Keluarga Berintegritas yang digelar Inspektorat Kota Tangsel di Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangsel, Serua, Ciputat, Rabu 16 September 2026.
Kegiatan tersebut diikuti 54 lurah bersama pasangan masing-masing. Bimtek juga menghadirkan pemateri dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pilar meminta para lurah tidak menjadikan kegiatan tersebut sekadar agenda seremonial atau kewajiban untuk menghadiri undangan. Menurutnya, materi yang diberikan harus menjadi pedoman dalam menjalankan tugas pemerintahan sehari-hari.
“Saya harap apa yang didapatkan oleh bapak-ibu (lurah dan pasangannya) semuanya di sini jangan sampai hanya memenuhi kewajiban kita datang hari ini karena ada pihak KPK yang memberi materi, tapi jadikanlah materi yang disampaikan itu pedoman dalam bapak-ibu bekerja,” ujar Pilar.
Ia menegaskan, integritas harus melekat dalam setiap pekerjaan aparatur pemerintah. Karena itu, Bimtek Keluarga Berintegritas diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen para lurah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Jadikan pertemuan kita, acara hari ini bukan hanya sekadar memenuhi undangan dari Inspektorat. Kita hadir di sini untuk sama-sama memahami bahwa kita harus melakukan kegiatan yang terbaik untuk masyarakat,” katanya.
Menurut Pilar, lurah memiliki posisi strategis karena menjadi ujung tombak pemerintahan yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Peran tersebut membuat lurah tidak cukup hanya menyelesaikan urusan administrasi pemerintahan.
Para lurah, kata dia, harus mampu merespons berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dan hadir memberikan solusi.
“Kita ini sebagai pelayanan masyarakat, tentu saja masyarakat sangat mengharapkan betul kinerja kita. Nah, kita datang di tengah-tengah masyarakat ini bukan malah menjadi masalah, tapi bagaimana menjadi problem solver atau orang yang bisa menyelesaikan permasalahan di masyarakat kita,” jelasnya.
Selain integritas, Pilar menekankan pentingnya independensi dan loyalitas dalam menjalankan amanah sebagai pejabat pemerintahan. Loyalitas kepada pimpinan maupun organisasi, menurutnya, harus tetap dijalankan sesuai aturan dan tidak boleh mengesampingkan prinsip integritas.
Pilar juga meminta para lurah melibatkan keluarga dalam upaya menjaga integritas. Menurutnya, pasangan dan keluarga dapat berperan sebagai pengingat agar aparatur tidak terjerumus dalam tindakan yang berpotensi merusak kepercayaan publik.
“Tentunya dengan jabatan yang diamanahkan ini, penting kita menjaga sikap baik diri sendiri sebagai pejabat, maupun keluarga kita. Kalau kita nggak bisa kontrol, kadang-kadang permasalahan juga bisa dari pasangan ataupun keluarga kita,” tegasnya.
Ia meminta keluarga para lurah turut memastikan setiap penghasilan yang diperoleh berasal dari cara yang sah. Kontrol dari keluarga dinilai penting untuk mencegah munculnya persoalan yang dapat berdampak terhadap jabatan maupun kepercayaan masyarakat.
Tak hanya terkait integritas, Pilar juga mendorong para lurah memberikan contoh nyata dalam kehidupan bermasyarakat. Ia menyoroti pentingnya kepedulian terhadap kebersihan, ketertiban, serta berbagai persoalan lingkungan yang membutuhkan respons pemerintah.
“Jangan sampai kita melihat ada masalah, tapi tidak diperbaiki. Kita harus jaga kepercayaan masyarakat bahwa kita bekerja dengan baik, dengan penuh kejujuran dan integritas,” ucapnya.
Pilar berharap nilai-nilai yang disampaikan dalam Bimtek Keluarga Berintegritas tidak berhenti setelah kegiatan berakhir. Ia meminta para lurah dan pasangan masing-masing menerapkan nilai integritas, baik dalam kehidupan keluarga maupun saat menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah.
Dengan demikian, keluarga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga integritas para lurah sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.(Jod)







